Sebelum Grand Opening, Bowl.inc memperkenalkan teknologi Switch dan Torch Laser kepada keluarga besar boling nasional lewat acara Halal Bihalal PB PBI.

Sebelum resmi dibuka untuk umum lewat Grand Opening Ceremony pada 17 Mei 2025, Bowl.inc lebih dulu memperkenalkan diri kepada keluarga besar boling nasional. Pada akhir pekan di penghujung April 2025, Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) menggelar acara Halal Bihalal 2025 secara sederhana namun penuh kebersamaan di lintasan baru Bowl.inc (Bowling Incooperation) yang berlokasi di kawasan Rasuna Said, PIK2, Kosambi, Tangerang.

Acara ini turut dihadiri Ketua Umum PB PBI Agus Muhammad Bahron, Sekretaris Jenderal PBI Hasrial Arimis, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) DKI Jakarta Roland Waworuntu, Ketua Pengprov Banten HM Faizal Kmc, sejumlah pengurus PB PBI lainnya, hingga para atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang tengah bersiap menuju SEA Games Bangkok 2025.

Dalam sambutannya, Agus M. Bahron menyampaikan rasa bangganya melihat lintasan boling baru dengan total 30 lanes yang telah memenuhi standar internasional. Bahkan pembicaraan dengan pemilik Bowl.inc, Chandra Lindasari, sudah mengarah pada rencana penyelenggaraan turnamen internasional pada tahun berikutnya.

"Makin bertambah lintasan boling tentu keuntungan buat kami, juga para atlet, khususnya atlet pelatnas. Jadi banyak tempat untuk berlatih ya, nanti soal harga latihan bagi para atlet di lintasan ini akan kami bicarakan selanjutnya," ujar Marsekal Muda TNI (Purn) Agus M. Bahron.

Dicoba Langsung oleh Atlet Pelatnas

Usai acara halal bihalal dan makan bersama, para atlet pelatnas—termasuk Ryan Lalisang dan Putty Armein—berkesempatan mencoba langsung lintasan baru yang lokasinya terbilang istimewa: dikelilingi banyak restoran, hotel, gedung-gedung perkantoran, serta hanya berjarak sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kedua atlet mengaku gembira dengan bertambahnya satu lagi lintasan boling di kawasan Jabodetabek. "Pastinya senang ya berarti tempat latihan bagi para atlet juga bertambah, ini masih baru jadi pastinya sangat menggembirakan buat kami para atlet. Semoga makin baik untuk regenerasi atlet boling ke depan," ujar Putty, diamini Ryan.

Deretan Teknologi Kelas Dunia di Lintasan Baru

Chandra Lindasari, pemilik Bowl.inc, menjelaskan bahwa proses pembangunan lintasan memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Hari digelarnya halal bihalal itu sekaligus menjadi momentum soft opening, sebelum peresmian penuh pada medio Mei 2025.

Salah satu kebanggaan Bowl.inc adalah teknologi Switch, sistem yang disebut Chandra punya pengaruh signifikan dalam industri boling, khususnya untuk peningkatan kinerja dan kualitas bola. "Teknologi Switch ini pertama di Indonesia. Teknologi ini mayoritas dari Eropa, markasnya di Turki karena alat-alatnya semua didatangkan dari Turki. Scoring System untuk Switch ini juga nomor satu di dunia," jelasnya.

Selain itu, Bowl.inc juga memasang Specto, alat yang menurut Chandra sangat berguna bagi atlet pelatnas dalam masa persiapan karena dapat menampilkan data presisi lemparan bola—mulai dari titik jatuh di lantai, posisi panah acuan, tajamnya belokan, kecepatan, hingga putaran RPM bola. Specto disebut hanya tersedia di tiga lintasan di Indonesia: Bowl.inc, Ancol, dan Medan (yang tahun sebelumnya digunakan untuk PON).

Teknologi lain yang turut diperkenalkan adalah Torch dari Kegel, alat pemancar laser yang membantu atlet mengikuti garis tembak saat melempar bola—juga disebut sebagai yang pertama hadir di Indonesia. Untuk proses pengeboran bola presisi, Bowl.inc menggunakan mesin drilling Jayhawk yang didatangkan langsung dari Amerika Serikat. Sementara untuk pengaturan oli lintasan pertandingan, digunakan mesin Atlas Pro—mesin oiling terbaru di dunia yang baru diluncurkan November tahun sebelumnya dan dilengkapi dua tangki.

Lokasi Strategis dan Rencana Turnamen Internasional

Chandra menambahkan, lokasi Bowl.inc diproyeksikan akan sangat diminati karena akses jalan yang akan terus berkembang, termasuk rencana pembukaan ring road dengan pintu tol yang hanya berjarak 100–200 meter dari lintasan. Pihaknya pun telah mengajukan permohonan jadwal ke Asian Bowling Federation untuk menggelar turnamen internasional, dengan opsi waktu pelaksanaan antara Mei–Agustus 2026.

Ia juga mengungkapkan rencana subsidi harga bagi atlet pelatnas dan anggota PBI, mengingat lintasan ini turut dibangun atas permintaan PBI. Untuk jam operasional, Bowl.inc rencananya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 02.00 dini hari.

Sekilas soal Bowl.inc

Momen halal bihalal dan soft opening ini menjadi babak awal perjalanan Bowl.inc sebelum akhirnya resmi diluncurkan lewat Grand Opening Ceremony pada 17 Mei 2025 di Entertainment District PIK2. Dengan 30 lintasan berstandar internasional serta rangkaian teknologi mutakhir seperti Switch, Specto, Torch, dan Atlas Pro, Bowl.inc sejak awal dirancang bukan hanya sebagai tempat rekreasi, melainkan juga pusat pelatihan dan kompetisi bagi atlet boling nasional.